Thursday, November 24, 2022
Home Berita Cegah Stunting, Pemda Labuhanbatu Gelar Sosialisasi di Tiga Kecamatan

Cegah Stunting, Pemda Labuhanbatu Gelar Sosialisasi di Tiga Kecamatan

Labuhanpos—Pada Kamis, (22/7) yang lewat, bertempat di Aula pertemuan Kantor Camat masing-masing, telah dilaksanakan secara serentak di tiga titik. Masing-masing, kecamatan Bilahulu, Bilahilir dan Panai Tengah. Tim penanganan stunting Kabupaten Labuhanbatu, mensosialisasikan peraturan Bupati (Perbub) No 11 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan stunting.

Baca Juga : Bahas Penanganan Stunting, Pemkab Labuhanbatu Gelar Rapat Koordinasi

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kaban Bappeda, Hobbol Z Rangkuti, Kabid Pemerintahan dan SDM Bappeda Beby Manyuni Nasution, SH, mengawali kegiatan dengan mengatakan, ” Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak dan kekurangan gizi kronik sehingga anak lebih pendek untuk seusianya, stunting butuh pengukuran antropometri (Pertambahan Berat badan/Tumbuh Badan) minimal dua kali pengukuran.”

Beby juga menjelaskan, mengapa stunting menjadi masalah serius dan menjadi ukuran yang harus diperhatikan oleh pemerintah baik daerah hingga nasional, dikatakan, karena anak merupakan target meningkatkan pembangunan dimasa depan.

Baca Juga : Upaya Mengurangi Stunting di Labuhanbatu Masih Terus Digencarkan

Untuk menunjukkan keseriusan mencegah dan menanggulangi stunting pemerintah kabupaten menetapkan daerah lokus stunting di labuhanbatu.

Disisi lain, selaku narasumber Daniel H.Manurung, S.Km, MM, memaparkan alasan pentingnya sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting, menurut Daniel, pertama, potensi dan peluang baik program maupun kegiatan dari lintas sektor terkait pencegahan stunting didesa terbuka lebar namun terpisah satu sama lain, kedua, belum efektifnya pembagian peran dan pengelolaan kinerja setiap pelaku didesa khususnya yang terkait pencegahan stunting di desa.

Baca uga : Usahakan Penurunan Stunting, Dinkes Labuhanbatu Rapat Koordinasi Pelaksanaan Aksi I

“Desa belum memiliki sistem pengelolaan data stunting serta pemantauan rutin layanan secara efektivitas layanan yang berkualitas bagi setiap sasaran.”

Sosialisasi diikuti oleh 13 Kepala desa, kepala Puskesmas, perangkat Daerah, Kelurahan dan Perangkat Desa. Direncanakan akan dilanjutkan dengan aksi terjun langsung dilapangan dengan menerapkan “Delapan Aksi Konvergensi Stunting,” desa yang tercatat dalam lokus stunting diantaranya, desa S2, N5, N7, N4, Kecamatan Bilahulu, desa Sei Terolat, Selat Besar dan Perkebunan Bilah Kecamatan Bilahilir, desa Sei Rakyat, Sei Nahodaris, Sei Pelancang, Sei Merdeka dan desa Bagan Bilah Kecamatan Panai Tengah.

Dimana dalam aksi nantinya, Tim akan menelusuri dan memberikan bantuan asupan gizi bagi ibu hamil dan balita yang dinilai gagal tumbuh dan berkembang.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...

Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Gelar Konsultasi Publik Revisi RT/RW Tahun 2015-2035

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Asisten ll Ikramsyah menyampaikan perkembangan yang begitu pesat pada setiap sektor pembangunan yang menimbulkan berbagai masalah pembangunan akibat tekanan...