Thursday, December 1, 2022
Home Berita Pj. Bupati Labuhanbatu Bahas Rencana Pembelajaran Tatap Muka

Pj. Bupati Labuhanbatu Bahas Rencana Pembelajaran Tatap Muka

Labuhanpos—Pj.Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang, S.Pi, M.Si, ikuti pembahasan rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 melalui video confrence bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Ruang Rapat Kantor Bupati Labuhanbatu, Rantau Selatan, pada Selasa 30/8/2021.

Berdasarkan Intruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/39/INST/2021 mengenai Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid 19 di Provinsi Sumut, Pelaksanaan PTM terbatas di masa pandemi Covid-19 dilakukan dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan, PTM terbatas tetap menerapkan prokes ketat. Untuk Kabupaten/Kota level 4 seluruh kegiatan formal, non formal dan informal dilakukan melalui Pembelajaran Jarak Jauh.

Kabupaten/Kota level 3 dan 2 pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan melalui Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan kapasitas maksimal 50% dengan memprioritaskan kesehatan semua satuan pendidikan kecuali SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62% sampai dengan 100%, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 (lima) peserta didik/kelas, dan PAUD maksimal 33%, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 (lima) peserta didik/kelas.

Hal yang dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikegiatan vaksinasi beberapa waktu lalu SMAN 1 Cirebon, memastikan kegiatan pembelajaran tatap muka secara serempak akan dimulai pada awal September 2021 mendatang dikutip melalui tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (31/8/2021).

“Semuanya ingin pembelajaran tatap muka. Tapi tentu saja kalau sudah dimulai belajar tatap muka, saya berharap semua anak-anak tetap harus disiplin menjaga protokol kesehatan, hal ini demi mengurangi penyebaran covid-19” tegas Jokowi.

Menurut rencana, jika pembelajaran tatap muka diterapkan secara serempak, maka akan dilakukan maksimal dua kali satu minggu dalam kurun waktu dua jam setiap harinya.

Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang, S.Pi meminta Dinas Pendidikan untuk berkoordinasi dengan pihak BPBD untuk mempersiapkan PTM dengan Prokes yang telah di atur tersebut dan meminta seluruh tenaga pengajar untuk di vaksin sebelum pelaksanaan PTM. Pj. Bupati Labuhanbatu berharap minggu ke-2 September sudah bisa melaksanakan PTM.[]

Official Kontributorhttps://labuhanpos.com
Hallo! Perkenalkan saya penulis utama di labuhanpos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Argentina Menang Telak 2-0, Polandia Turut Masuk 16 Besar

Labuhanpos.com - Kemenangan Telak Timnas Argentina 2-0, Polandia turut serta melaju ke Babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Kamis (1/12/2022) dini...

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...