Wednesday, November 23, 2022
Home Labura Terungkap Korupsi, Mantan Bupati Labura Mendekam di Bui

Terungkap Korupsi, Mantan Bupati Labura Mendekam di Bui

Labuhanpos—-Mantan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kharuddin Syah Sitorus alias Haji Buyung, divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider dan 2 bulan kurungan. Ia dinyatakan bersalah karena memberi suap yang masuk dalam kategori korupsi. Putusan di atas dibacakan dari ruang Cakra 2, PN Medan pada Kamis (8/4/2021). Sementara terdakwa berada di ruang tahanannya.

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Tentang Tiktok

“Menyatakan terdakwa H Kharuddin Syah alias Haji Buyung telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ucap hakim saat membacakan vonis.

Kharuddin dinilai bersalah dan telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Eks bupati Labura, Kharuddin Syah Sitorus alias Haji Buyung didakwa memberi suap terkait pengurusan DKA APBN 2017 serta DAK APBN 2018. (gambar : telisik.id)

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana selama 1 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp 100 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan,” sebut hakim.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang di Tiktok Mudah

Sebelumnya, Kharuddin Syah Sitorus alias Haji Buyung didakwa memberi suap terkait pengurusan DKA APBN 2017 serta DAK APBN 2018 kepada mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yaya Purnomo, pada Senin (1/2/2021).

“Pak Kharuddin untuk pengurusan DAK APBN 2017 itu menyerahkan uang kepada Yaya Purnomo sebesar SGD 242.000 dan Rp 400 juta kemudian untuk DAK APBN 2018 untuk pembangunan RSUD Aek Kanopan. Yaya Purnomo menyerahkan Rp 200 juta kepada Irgan Chairul Mahfiz selaku anggota DPR-RI komisi IX, yang mana pemberian uang ini melalui Agusman Sinaga sebagai utusan dari Bupati Labura,” kata jaksa dari KPK, Budhi S.

Terdakwa Kharuddin Syah Sitorus alias Haji Buyung saat akan memasuki persidangan

Dalam dakwaannya, jaksa menyebutkan Kharuddin bersama-sama dengan Agusman Sinaga telah memberi uang secara bertahap kepada Irgan Chairul Mahfiz dan Puji Suhartono sejumlah Rp 200 juta serta kepada Yaya Purnomo sejumlah SGD 242 ribu dan Rp 400 juta.

Baca Juga: Dari Whatsapp Berujung ke Penjara Hal-Hal Yang Tak Boleh Dilakukan di Whatsapp

Jaksa menyebut Irgan Chairul Mahfiz merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 dan Yaya Purnomo merupakan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI Yaya telah dipecat.

Uang itu, kata jaksa diberikan Kharuddin dengan maksud supaya Irgan dan Yaya melakukan pengurusan perolehan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 Kabupaten Labuhanbatu Utara dan DAK APBN TA 2018 Bidang Kesehatan untuk pembangunan lanjutan RSUD Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara.

“Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP,” ucap jaksa.

Selanjutnya, pada 18 Maret 2021, Kharuddin dituntut 2 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan oleh Jaksa. Dia dinilai bersalah memberi suap.

Baca Juga: Atasi Covid-19 Pemuka Agama di India Buat Patung Dewi Corona

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kharuddin Syah alias Haji Buyung dengan pidana penjara 2 tahun dan denda sejumlah Rp 200 juta rupiah, subsider 4 bulan kurungan,” ujar jaksa, Budhi S, Kamis (18/3).[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...

Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Gelar Konsultasi Publik Revisi RT/RW Tahun 2015-2035

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Asisten ll Ikramsyah menyampaikan perkembangan yang begitu pesat pada setiap sektor pembangunan yang menimbulkan berbagai masalah pembangunan akibat tekanan...