Wednesday, November 23, 2022
Home News Ketua Umum KNPI Pusat Pecat 8 Pengurus

Ketua Umum KNPI Pusat Pecat 8 Pengurus

Labuhanpos—Usai kabar dilengserkannya Ketua Umum KNPI Pusat (Komite Nasional Pemuda Indonesia – Dewan Pengurus Pusat) Haris Pertama, kisruh baru kembali muncul dari tubuh internal KNPI.

Haris Pertama selaku Ketua Umum KNPI memberhentikan delapan orang pengurus dari jabatannya. Hal tersebut dilakukan lantaran kedelapan pengurus tersebut dinilai telah melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Salah satu pengurus yang dipercat adalah Sekjen Jackson Kumaat.

Sebelumnya, Jackson Kumaat bersama beberapa pengurus KNPI lainnya mengadakan rapat pleno yang sekaligus melengserkan Haris dari jabatannya sebagai Ketua Umum KNPI.

Daftar 5 Pengurus KNPI Yang Diberhentikan :

  1. Jackson Kumaat (Sekjen)
  2. Syarih Ahmad (Kepala Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan)
  3. Mustahudin (Wakil Ketua Umum)
  4. Ahmad Andi Bahri (Wakil Ketua Umum)
  5. Abdussalam Hehanusa (Wakil Ketua Umum)

Sementara itu, Haris belum merinci tiga orang lainnya yang juga baru saja diberhentikan.

Baca Juga : Polemik Demokrat KLB vs Demokrat AHY, Hingga Mas Gibran Yang Nggak Tau Mau Ngapain

Pemberhentian itu dinilai Haris sebagai bentuk sanksi kepada mereka yang telah melanggar AD/ART KNPI. Sebab, tertulis didalam AD/ART KNPI, kata Haris, bahwa rapat pleno harus dilakukan dengan izin dari Ketua Umum.

“Mereka telah melanggar AD/ART KNPI. Tidak boleh diadakan rapat pleno tanpa sepengetahuan saya sebagai ketua umum KNPI atau seizin saya. Karena saya ini, ketua umum itu adalah mandataris dari kongres,” ujar Haris, dikutip dari Cnn Indonesia.

Menurutnya pula, bahwa rapat pleno yang diinisiasi oleh Jackson dan pengurus lainnya itu tidak sah dan hanya rapat kecil biasa.

Dimana, undangan rapat hanya dikirim melalui pesan pribadi di Whatsapp dengan topik undangan hanya seduh kopi bersama. Padahal, ungkap Haris, undangan rapat pleno harus menggunakan surat yang dikeluarkan oleh kesekretariatan KNPI.

Pelengseran Haris dari Ketua Umum KNPI

Diketahui, Jackson dan beberapa pengurus lainnya itu menggelar rapat pleno tidak resmi itu di Hotel Rizt Carlton, Jakarta, pada Sabtu (6 Maret 2021).

Dengan hasil rapat yaitu memecat Haris Pertama dari jabatannya sebagai Ketua Umum KNPI, dan menunjuk Mustahuddin Wandy sebagai Pelaksana tetap (Plt) Ketua Umum DPP KNPI Periode 2018-2021.

Baca Juga : 12 Demonstran Gugur, Korban Demo Penolakan Kudeta Myanmar Terus Bertambah

Menurut Jackson, Haris telah melanggar AD/ART KNPI terkait tata kelola organisasi pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan, serta harta benda organisasi.

Dan, Haris dinilai tak pernah menjalankan salah satu amanah Kongres KNPI XV yakni melaksanakan rapat Majelis Pemuda Indonesia (MPI) sejak dua tahun kepemimpinannya.

Official Kontributorhttps://labuhanpos.com
Hallo! Perkenalkan saya penulis utama di labuhanpos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...

Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Gelar Konsultasi Publik Revisi RT/RW Tahun 2015-2035

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Asisten ll Ikramsyah menyampaikan perkembangan yang begitu pesat pada setiap sektor pembangunan yang menimbulkan berbagai masalah pembangunan akibat tekanan...