Thursday, December 1, 2022
Home News Mengenal Critical Eleven : 11 Menit Kritis Dalam Penerbangan Pesawat

Mengenal Critical Eleven : 11 Menit Kritis Dalam Penerbangan Pesawat

Beberapa hari lalu negeri kita mendapat musibah yang sangat memilukan, yaitu jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2020. Lokasi jatuhnya pesawat diperkirakan berada di perairan Kepulauan Seribu, antara pulau Lancang dan pulau Laki. Pesawat tersebut mengangkut 43 penumpang dewasa, 7 penumpang anak, 3 penumpang bayi, dan 12 awak kru yang bertugas. Hingga kamis, 14 Januari 2021 jumlah korban yang sudah teridentifikasi berjumlah 12 orang, pernyataan tim Disaster Victim Identification (DVI).

Menurut konfirmasi dari pihak Air Traffic Controller (ATC) Kronologi singkat hilangnya kontak bermula dari Peswat Sriwijaya Air yang sempat keluar jalur penerbangan 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pihak ATC pun sempat menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat, namun beberapa detik kemudian pesawat kehilangan kontak dan kemudian diektahui jatih di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pesawat Sriwijaya Air tersebut menghilang tepat ketika masih berada dalam critical eleven. Critical eleven adalah sebelas menit paling kritis di dalam pesawat, terdiri dari 3 menit setelah pesawat lepas landas dan 8 menit sebelum pesawat mendarat. Menurut hasil analisis Boeing dan The Art Manliness menemukan bahwa 48% persen kecelakaan fatal pesawat terjadi selama pendaratan, sedang lepas landas dan initial climb adalah faktor yang menyebakan 13% insiden fatal. Temuan analisis ini didukung oleh Ben Sherwood, penulis The Survivors Club yang memperkirakan 80% dari semua kecelakaan pesawat terjadi dalam 3 menit pertama setelah lepas landas atau dalam 8 menit menjelang mendarat.

Saat masa Critical Eleven sering kita melihat para awak kabin memberikan instruksi kepada suluruh penumpang agar mematikan ponsel dikarenakan akan mengganggu sistem navigasi pesawat, lalu melipat meja, menjelaskan penggunaan pelampung, meluruskan sandaran kursi dengan benar hingga arahan untuk para penumpang yang berada di dekat pintu pesawat dijelaskan prosedur membuka pintu dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, di saat-saat seperti itulah sesungguhnya masa paling kritis dalam sebuah penerbangan, yang sering kali biasanya diabaikan oleh penumpang ketika pramugari maupun pramugara menjelaskan arahan. Padahal arahan ini memberikan informasi pada kita terkait apa yang mesti dan tidak boleh dilakukan selama penerbangan berlangsung.

Pada 3 menit pertama Critical Eleven atau 3 menit setelah lepas landas, pesawat mencari posisi stabil dan kecepatan ketika mulai mengudara. Sedangkan 8 menit terakhir atau 8 menit sebelum pesawat mendarat, pesawat akan menurunkan kecepatan dan menyesuaikan tubuh pesawat dengan landasan.

Salah satu kasus terjadinya Critical Eleven, selain SJ-182 di Indonesia terjadi pada tahun 2007 dimana Pesawat Garuda GA-200 terbakar saat landing di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta.

Official Kontributorhttps://labuhanpos.com
Hallo! Perkenalkan saya penulis utama di labuhanpos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Argentina Menang Telak 2-0, Polandia Turut Masuk 16 Besar

Labuhanpos.com - Kemenangan Telak Timnas Argentina 2-0, Polandia turut serta melaju ke Babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Kamis (1/12/2022) dini...

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...