Friday, December 2, 2022
Home News Mitos Vaksin dan Tanggapan Para Ahli Yang Diharapkan

Mitos Vaksin dan Tanggapan Para Ahli Yang Diharapkan

Di zaman dengan alur laju informasi yang begitu cepat ini, seringkali mengundang disinformasi maupun misinformasi. Berbagai kalangan usia memiliki potensi terpapar efek negatif ini. Dampak yang ditimbulkan pun beragam mulai dari keraguan hingga sikap bodo amat.

Hal yang sama pun terjadi pada informasi terkait vaksin virus corona. Beragam respon ditunjukkan oleh publik, walaupun di Indonesia sendiri orang pertama yang mendapat vaksinasi adalah Bapak Presiden Joko Widodo sendiri, langkah ini dianggap bisa membuat publik yakin dengan keamanan vaksin. Namun, hal tersebut ternyata tidaklah cukup membuat yakin, berbagai pertanyaan muncul tidak hanya dari segi efikasi atau efektivitas vaksin, tapi juga metode pengembangan dan keamanannya. Apalagi, ditambah beragam model baru dari covid-19 lahir di beberapa wilayah.

(Baca Juga : https://labuhanpos.com/vaksin-yang-di-uji-coba-ke-presiden-jokowi-hari-ini-apakah-teruji/)

Disinformasi (informasi yang salah untuk menyesatkan orang lain) dan misinformasi (informasi salah dan tidak akurat) inilah yang melahirkan mitos-mitos yang menambah kecemasan. Mitos yang berkembang pun beragam, mulai dari kebalnya pengguna vaksin usai divaksinasi hingga tidak perlu lagi menggunakan masker. Kehadiran para ahli kesehatan sangat krusial untuk memerangi hal ini.

Berikut beberapa mitos seputar vaksin virus corona yang telah dibantah oleh para ahli Kesehatan:

1. Bagi yang sembuh setelah terpapar Covid-19 tidak perlu lagi di vaksin

Hasil studi di Inggris mengungkapkan durasi kebebalan orang yang sembuh setelah terpapar Covid-19 kurang lebih adalah selama 5 bulan. Tidak hanya itu, hasil penelitian itu juga menunjukkan bahwa mereka yang telah memiliki antibodi masih berpotensi menularkan virus ke orang lain.

2. Tidak perlu lagi memakai masker usai divaksinasi

Seperti pada hasil studi terhadap mitos nomor satu diatas, seseorang yang telah divaksinasi masih berpotensi menularkan virus ke orang lain. Untuk menangkal hal ini, disiplin protokol kesehatan tetap harus dijalankan, yaitu 3M. Menjaga Jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

3. Berbahaya bagi Ibu Hamil

Data keamanan vaksinasi terhadap ibu hamil yang tersedia saat ini masih sangat terbatas. Data yang tersedia saat ini menjawab hal ini yaitu vaksin terhadap seekor tikus yang tengah hamil, dengan hasil tidak menimbulkan ancaman terhadap kehamilan tikus tersebut.

Pemerintah inggris mengeluarkan instruksi agar ibu hamil tidak menerima vaksinasi. “Vaksin ini belum diuji kepada wanita hamil, jadi sampai tersedia informasi yang lebih lengkap, wanita hamil sebaiknya tidak mengikuti vaksinasi,” pernyataan MHRA Inggris.

Pemerintah Inggris lebih merekomendasikan agar para ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan/dokter terkait kemungkinan vaksinasi.

Kerentanan kecemasan yang ditimbulkan ini sangat perlu dilakukan filter dan sikap berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Serta peran para ahli dalam menangkal isu-isu yang berkembang ini setidaknya mampu menenangkan masyarakat.

Pantau kasus Covid-19 di Labuhanbatu : https://covid19.labuhanbatukab.go.id/

Official Kontributorhttps://labuhanpos.com
Hallo! Perkenalkan saya penulis utama di labuhanpos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Argentina Menang Telak 2-0, Polandia Turut Masuk 16 Besar

Labuhanpos.com - Kemenangan Telak Timnas Argentina 2-0, Polandia turut serta melaju ke Babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Kamis (1/12/2022) dini...

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...