Saturday, December 3, 2022
Home Sport Faiq Bolkiah : Dari Anak Sultan Brunei Darussalam Sampai ke Leicester City

Faiq Bolkiah : Dari Anak Sultan Brunei Darussalam Sampai ke Leicester City

Labuhanpos—Istilah anak sultan sempat populer dalam kamus gaul warganet Indonesia, itu ditujukan pada mereka yang lahir sudah dalam keadaan kaya raya. Yang tak repot berpayah-payah lagi.

Kita semua hampir sudah pernah mendengar cerita tentang kesusahan para pesepakbola dunia dalam membangun kariernya hingga sampai sesukses sekarang.Tapi cerita kali ini adalah cerita yang agak berbeda. Adalah dimana seorang Faiq Bolkiah, yang bergabung dengan Leicester City pada tahun 2016 silam.

Anda tahu Faiq Bolkiah? Nama yang bakal dikenal oleh banyak penggemar sepak bola, tapi sayang bukan karena kemampuan olah bolanya. Bayangkan saja, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu selama karier profesionalnya belum juga pernah tampil sama sekali. Seolah-olah ia hanya dipajang.

Tapi asal tahu, pemuda kelahiran 9 Mei 1998 di Los Angeles ini ternyata adalah seorang kerabat dekat dari raja Brunei Darussalam yakni Hassanal Bolkiah. Faiq merupakan satu diantara putra dari adik raja Brunei Darussalam itu yakni Pangeran Jefri.

Sekilas Perjalanan Karier Faiq Bolkiah

Status keluarganya yang ningrat membuat Faiq rasa-rasanya tanpa kerja keras pun sudah bakal dinobatkan sebagai pesepakbola terkaya di planet ini. Bukan dari gaji besar yang diterimanya. Melainkan karena Faiq adalah salah satu pewaris kekayaan sah dari pangeran Brunei Darussalam. Ditaksir sekitar 200 miliar poundsterling.

Namun terlepas dari hartanya yang berlimpah, pesepakbola berusia 22 tahun itu tetap ingin mengejar karier dan cita-citanya di sepakbola dan dia telah memulai perjalanannya itu pada tahun 2009 dengan menandatangani kontrak bersama klub AFC Newbury.

Tak lama berselang, Faiq pergi untuk bergabung dengan akademi Southampton, disana dia menghabiskan empat tahun bersama klub yang berlokasi di pantai selatan Inggris itu, sebelum akhirnya Faiq pindah ke London. Pada tahun 2013, Faiq bergabung dengan tim muda Arsenal, tetapi ia lekas meninggalkan tim London utara itu setelah hanya setahun dan lalu menandatangani kontrak dua tahun bersama Chelsea.

Dalam waktunya yang singkat bersama The Blues. Seperti yang dilansir oleh The Athletic, Faiq pernah bermain bersama pemain muda potensial lainnya, yang kini berkiprah lebih terang : sebutlah seperti Ruben Loftus-Cheek dan Tammy Abraham.

Faiq kemudian pindah ke Leicester pada tahun 2016, dan bermula dari sinilah latar belakang Faiq mulai diketahui oleh banyak orang. Pengetahuan orang-orang tentang kekayaan keluarganya membuatnya menjadi pahlawan kultus di kalangan elit penggemar sepak bola.

Mengenai hal itu temannya satu waktu pernah bertanya,
“Saya bertanya kepadanya mengapa dia ingin menjadi pesepakbola ketika keluarganya sudah sangat kaya,” ungkap Kian Williams, mantan rekan setim Bolkiah saat di Leicester.

“Dia (Faiq Bolkiah) berkata, ‘Semua saudara saya duduk di rumah tanpa melakukan apa-apa. Saya benar-benar ingin melakukan sesuatu. Saya tidak ingin menjadi seperti mereka’.” balas Faiq.

Karier sepak bola Faiq Bolkiah

Dan pertanyaannya. Kira-kira apa yang terjadi dengan seorang pria yang meninggalkan kehidupan mewah, dan apakah kehidupannya terjamin untuk menjadi seorang pesepakbola?

Nyatanya, karier Faiq tidak berjalan mulus eperti yang dia harapkan. Pemain berusia 22 tahun itu dilepas oleh Leicester pada musim panas lalu setelah sebelumnya gagal tampil di tim senior. Faiq kemudian masuk ke salah satu klub Portugal yakni Maritimo pada bulan September yang lalu, tetapi sekali lagi, pertandingan pertama yang ia dambakan di level senior tak kunjung datang.

Menurut situs Transfermarkt , sejauh ini Faiq Bolkiah pernah hanya tampil untuk satu penampilan untuk tim U-23 Maritimo. Namun mengingat usianya yang masih 22 tahun, lagi ada banyak waktu bagi pemain yang sultan itu. Terutama kalau mengingat komitmennya yang tinggi untuk sukses dalam sepak bola.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Argentina Menang Telak 2-0, Polandia Turut Masuk 16 Besar

Labuhanpos.com - Kemenangan Telak Timnas Argentina 2-0, Polandia turut serta melaju ke Babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Kamis (1/12/2022) dini...

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...