Monday, November 28, 2022
Home Technology DeFi, Hype Baru Pemain Blockchain dan Industri Keuangan

DeFi, Hype Baru Pemain Blockchain dan Industri Keuangan

Beberapa waktu terakhir para peselancar blockchain menghadapi sorotan Hype baru, yaitu Decentralization Finance atau populernya disebut DeFi. Kedatangan DeFi ini menjadi perbincangan di kalangan pemain Blockchain usai angkanya yang meroket tinggi di tahun 2020. DeFi mengkombinasikan konsep nilai utama blockchain ke dalam bisnis keuangan yang sudah berjalan selama ini. Cara kerjanya adalah memadukan smart contract dan token. Kedua hal inilah yang mengganti seluruh proses yang biasanya dioperasikan oleh pihak ketiga/middleman di Centralized Finance (CeFi).

Perbedaan terbesar antara DeFi dengan institusi keuangan konvensional seperti bank, adalah disintermediasi. Mengutip cerdasco, disintermediasi adalah proses mengeliminasi perantara dari dari rantai pasokan dalam penyelesain transaksi. DeFi berjalan dengan smart contract di atas platform Ethereum (ETH), salah satu aset milik kripto. Smart contract memungkinkan DeFi berjalan secara otomatis tanpa ada campur tangan pihak ketiga.

Namun, sebenarnya konsep DeFi ini bukan konsep yang sangat baru. Karna pada sejatinya ia mengusung sistem keuangan terbuka dimana tidak ada kendali atau otoritas tertinggi yang biasanya dipegang oleh bank dalam produk keuangan konvensional. Hal ini disampaikan oleh Pandu Sastrowardoyo dari Blocksphere, salah satu perusahaan penyedia jasa konsultasi dan pembuatan teknologi blockchain.

“Jadi kekuatan dari DeFi adalah tidak ada institusi yang mengelola dan tidak ada pegawai akrena ini ditentukan oleh smart contract dengan coding. Transparan, bisa dilihat semua orang. Kalau di perbankan kita percaya pada perusahaaan, brand, atau orangnya, di DeFi kita percaya dengan smart contract,” ungkapnya.

Ilustrasi DeFi, Sumber Gambar : entrepreneur.com

Sebenarnya, sebelum tahun 2020, produk DeFi sudah banyak bermunculan. Namun keberadaannya baru menjadi hype sejak tahun lalu. Hal ini dibuktikan dengan total nilai yang terkunci di dalam ETH pada tahun 2020 mencapai angka $14,74 miliar atau sekitar Rp 206 triliun, melonjak tinggi dibanding total nilai pada tahun 2018 dan 2019 yang hanya ratusan juta dolar.

Produk DeFi yang ada saat ini banyak membidik bisnis lending, sebuah metode pinjaman dengan perjanjiannya melalui sistem elektronik. Beberapa produk DeFi yang cukup terkenal di dunia di antaranya adalah Compound, MakerDAO, dan Synthetic. Di tanah air sendiri ada beberapa produk DeFi buatan anak negeri, seperti VynDAO, UNYdex, dan Tadpole Finance.

Potensi sesungguhnya dari DeFi ini adalah menyapu habis semua jenis bisnis di dunia finance. Mulai dari tabungan, pinjaman, trading, hingga asuransi.

Ada dua hal yang menyebabkan DeFi ini melejit begitu cepat. Pertama adalah nilai bitcoin yang terus meroket dan diminati pasar. Kedua, disebabkan penerimaan para regulator. Para pemain-pemain raksasa industri keuangan banyak yang mulai mengadopsi blockchain untuk diintegrasikan ke sistem mereka, seperti JP Morgan dan ANZ.

Walaupun memiliki banyak keunggulan, Pandu Sastrowardoyo mengingatkan bahwa DeFi memiliki sejumlah ancaman dan tantangan, seperti blockchain tidak sepenuhnya bebas dari ancaman keuangan hingga faktor ancaman penipuan yang memanfaatkan hype yang berkembang.

Official Kontributorhttps://labuhanpos.com
Hallo! Perkenalkan saya penulis utama di labuhanpos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...

Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Gelar Konsultasi Publik Revisi RT/RW Tahun 2015-2035

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Asisten ll Ikramsyah menyampaikan perkembangan yang begitu pesat pada setiap sektor pembangunan yang menimbulkan berbagai masalah pembangunan akibat tekanan...