Thursday, November 24, 2022
Home Technology Elon Musk dan Kehadiran Sosial Media Baru Bernama Clubhouse

Elon Musk dan Kehadiran Sosial Media Baru Bernama Clubhouse

LabuhanTech—Siapa yang tak mengenal Elon Musk dengan Elon Effect-nya yang terkenal, sang pengusaha nyentrik pendiri perusahaan besar seperti PayPal, SpaceX dan Tesla. Jika di dunia fiksi ‘Marvel Universe’ kita terpesona dengan sosok Tony Stark/Iron Man, maka di dunia nyata Elon Musk hadir sebagai bentuk nyatanya. Like a Iron Man! apa yang dilakukannya seringkali memancing pengaruh yang mempengaruhi arus.

Dalam kurun waktu terakhir saja, tak henti-hentinya sang “orang paling tajir di dunia” itu menimbulkan kontroversi yang amat mempengaruhi banyak hal di kalangan rakyat digital (Digital Citizen). Mulai dari dukungannya terhadap keamanan aplikasi chattingan Signal, lalu profil Twitternya yang mencantumkan “Dogecoin” sehingga membuat harga penjualannya meroket, hingga baru-baru ini yaitu sesi diskusinya yang mendongkrak platform sosial media kalangan baru berbasis audio, Clubhouse. Voila, Elon Effect!

Beberapa waktu lalu (1/2/2021), melalui cuitan di halaman Twitternya, Elon mengumumkan akan mengadakan diskusi melalui platform sosial media bernama Clubhouse.

Sontak hanya dengan satu cuitan tersebut sukses mendongkrak pembicaraan mengenai sosmed berbasis audio ini.

Dalam diskusi yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut Elon Musk membicarakan banyak hal, mulai dari pandangannya soal koloni manusia di Planet Mars, keberadaan alien, perkembangan startup neuroteknologi Neuralink, Dogecoin, hingga mewawancarai CEO RObinhood soal kontroversi pembatasan pembelian saham GameStop.

Diskusi tersebut dihadiri hingga 5000 visitor, yang mana melebihi kapasitas yang disediakan Clubhouse.

Clubhouse itu apa sih?

Dilansir dari situs resminya, sosmed yang berdiri di Alpha Exploration Inc ini mengklaim diri sebagai “jenis produk sosial baru berdasarkan suara yang memungkinkan orang di mana saja untuk berbicara, bercerita, mengembangkan ide, memperdalam persahabatan, dan bertemu orang baru yang menarik di seluruh dunia.”

Sosmed berbasis audio ini merupakan platform yang menyediakan layanan diskusi secara virtual dengan topik tertentu. Berbeda dengan platform lain, aplikasi ini menyajikan konten murni hanya dalam bentuk suara, tanpa video, room chat, bahkan gambar.

Aplikasi besutan Paul Davidson dan Rohan Seth ini memulai debutnya pada April 2020 lalu, namun aplikasi ini termasuk yang terbilang cepat dalam membangun reputasinya. Dilansir dari The New York Times, di bulan Desember 2020 Clubhouse telah memiliki 600 ribu pengguna. Adapun per 1 Februari 2021, penggunanya telah menembus angka 2 juta pengguna.

Baca Juga : https://labuhanpos.com/saling-balapan-wechat-vs-tiktok-di-pasar-bisnis-digital/

Detail Aplikasi

Aplikasi yang digadang-gadang sebagai masa depan sosial media ini memiliki tampilan ruang diskusi yang sederhana, hanya ada foto profil pengguna serta nama dari akun tersebut. Dengan kemampuan menampung 5000 partisipan. Nuansa yang hadir di aplikasi ini adalah kesan ekslusif (hanya bisa diakses sekali saja) dikarenakan setelah diskusi berakhir, pengguna tidak akan mendapat rekaman diskusi. Kekurangan lainnya adalah belum menyediakan tools editing seperti efek suara, filter transisi, hingga penempatan cuplikan iklan.

Disclaimer Bagi Para Calon Pengguna

Perlu diketahui, bukan hanya diskusinya yang terkesan ekslusif, namun juga para penggunanya. Hingga saat ini, keanggotaan aplikasi Clubhouse ini masih terbatas. Hal ini dikarenakan hanya tersedia bagi para undangan saja. Jadi bagi yang ingin bergabung, harus mendapat undangan dari orang lain yang sudah lebih dulu terdaftar sebagai anggota.

Bagi pengguna yang berbaik hati membagikan undangan, perlu diketahui bahwa undangan tersebut hanya bisa dibagikan sejumlah 2 undangan saja.

Aplikasi tersebut sudah bisa dinikmati para pengguna Apple dengan mendownloadnya di App Store, namun untuk men-create akun tentu saja kamu harus bersabar menunggu undangan dari Clubhouse langsung. Dengan nuansa ekslusifnya, aplikasi ini pun didominasi oleh figur publik dan selebritas AS, seperti rapper Drake, aktor dan penyanyi Jared Leto. hingga komedian kondang Kevin Hart.

Meskipun Paul Davidson, selaku CEO Clubhouse pernah menyatakan akan membuka akses aplikasi ini untuk semua orang-termasuk bagi pengguna ponsel android (karna sampai saat ini hanya tersedia di App store). Akan tetapi belum ada keterangan resmi mengenai waktunya.

Respons Terhadap Kehadiran Clubhouse

Popularitasnya yang melejit ke berbagai negara tentu mendapat berbagai respons, positif maupun negatif. Kendati mulai diterima banyak kalangan, namun nyatanya hal sebaliknya terjadi di China. Dikutip dari The New York Times, per 8 Februari 2021 aplikasi tersebut tidak dapat lagi diakses.

Dikarenakan sebelumnya pemerintah Tiongkok belum memberlakukan filter pada aplikasi Clubhouse. Sehingga membuat warga Tiongkok leluasa membicarakan hal-hal sensitif mengenai pemerintahan.

Di negeri asalnya, dikutip dari TechCrunch, Clubhouse telah mendapatkan banyak kritik terkait minimnya proteksi terhadap praktik penyalahgunaan.

Keamanan

Kehadiran aplikasi ini tentu mengundang berbagai pertanyaan, terutama perihal keamanan. Dikonfirmasi dari Reuters, Stanford Internet Observatory mengatakan bahwa perusahaan teknologi asal China, Agora Inc menjadi pemasok infrastruktur back-end ke Clubhouse. Sehingga memungkinkan pihak perusahaan memiliki akses ke audio mentah pengguna, yang berpotensi diakses pemerintah China.

Menanggapi gonjang-ganjing perihal keamanan pihak perusahaan pun angkat bicara : “Selama 72 jam ke depan, kami meluncurkan perubahan untuk menambahkan enkripsi dan pemblokiran tambahan untuk mencegah klien Clubhouse mengirimkan ping ke server China. Kami juga berencana untuk melibatkan firma keamanan data eksternal untuk meninjau dan mevalidasi perubahan ini,”.

Akan kemanakah masa depan digital society? Bagaimana menurut anda, apa dikarenakan pesona elon effect dari elon musk yang fenomenal itu justru merendahkan tingkat kewaspadaan anda terhadap keamanan anda? mari beropini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...

Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Gelar Konsultasi Publik Revisi RT/RW Tahun 2015-2035

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Asisten ll Ikramsyah menyampaikan perkembangan yang begitu pesat pada setiap sektor pembangunan yang menimbulkan berbagai masalah pembangunan akibat tekanan...