Friday, November 25, 2022
Home Sport Bukan Ronaldo bukan Messi, Ini Dia Finisher Paling Mematikan di Eropa

Bukan Ronaldo bukan Messi, Ini Dia Finisher Paling Mematikan di Eropa

Labuhanpos—Kemampuan seseorang untuk mengkonversi satu peluang jadi gol adalah syarat wajain bagi seorang pemain depan manapun. Sebab memang seperti itulah tugas utama posisi mereka. Dalam situasi bagaimanapun, penyerang yang bagus tak sudi berkhianat pada tugasnya.

Kita sebetulnya tengah bicara soal insting. Dunia pernah mengenal seorang Inzaghi, legenda Ac Milan yang dikenal sebagai striker dengan insting tajam, lihat saja gol demi gol yang dikreasikan Inzaghi, rasa-rasanya ia tak pernah payah dalam menjebloskan bola. Inzaghi punya daya tempat posisi yang baik, saat ketika bola menghampirinya, dan seketika gol pun terjadi.

Dan itu tak sepenuhnya soal keberuntungan. Sebab Inzaghi adalah seorang finisher yang sejati. Kini Inzaghi sudah pensiun dan belum ada yang menyamai dia.

Namun tak juga berarti tak ada yang lebih hebat dari Inzaghi, mungkin ini persoalan yang debatable tapi dalam beberapa hal penyerang Tottenham Hotspur Son Heung-min agaknya lebih unggul dari Inzaghi. Mereka sama-sama seorang finisher. Penyelesai peluang ulung.

Bedanya Son tak sepenuhnya menunggu bola, dia menjemput, berduel dengan pemain lain, berlari sendiri membawa bola, dan melalukan banyak hal lainnya untuk menciptakan skor.

Sejak pada awal musim 2016/17, bintang asal Korea Selatan itu telah mencetak 100 gol lebih untuk Spurs. Beberapa pemain terang saja melampaui jumlah itu, termasuk Messi di Barcelona, Cristiano Ronaldo di Juventus dan striker andalan Bayern Munich Lewandowski.

Tetapi sebuah studi oleh The Independent yang menggunakan data dari Understat.com menunjukkan bahwa Son tampil sebagai finisher paling ajib di kancah Eropa.

Son punya konversi peluang menjadi gol lebih banyak dari pemain manapun. Dengan kata lain Son kehilangan lebih sedikit peluang dibandingkan pesepakbola lain.

Berdasarkan peluang yang dia dapatkan. Son telah mencetak 44% lebih banyak gol dari yang seharusnya.

Untuk menjadi seorang pencetak gol yang hebat, penting untuk menyadari bagaimana caranya menempatkan posisi yang ideal dan itu hanya salah satu cara bagi Anda dalam menyelesaikan setiap peluang di dapatkan.

Dalam empat setengah tahun terakhir di Spurs, tampaknya Son yang masih berusia 28 tahun benar-benar ganas di depan gawang. Hal itu bisa dibuktikan oleh sebagian besar penggemar Spurs, terutama musim ini karena Son telah mencetak 16 gol dan 10 assist.

Baik itu dengan kemampuannya solo run, sundulan, atau lewat hal-hal hebat lainnya. Jadi, jika Anda seorang kiper dan Son berada di depan gawang, sebaiknya berhati-hatilah. Son amat berbahaya sebagai seorang finisher sejati.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...

Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Gelar Konsultasi Publik Revisi RT/RW Tahun 2015-2035

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Asisten ll Ikramsyah menyampaikan perkembangan yang begitu pesat pada setiap sektor pembangunan yang menimbulkan berbagai masalah pembangunan akibat tekanan...