Saturday, December 3, 2022
Home Uncategorized Sejarah Tentang Tanah Palestina, Dari Masa ke Masa

Sejarah Tentang Tanah Palestina, Dari Masa ke Masa

Labuhanpos—Sejarah Palestina sangat panjang, dan cerita yang dirawat telah melintas waktu, sejak masa Kanaan, anak cucu Nabi Adam, lalu era Nabi Ibrahim, dan sampai seterusnya. Berikut ini ringkasannya ;

Pada Masa Kanaan Awal

Nenek moyang bangsa Palestina adalah bangsa Kanaan. Nama Palestina sendiri diawali dari sebutan oleh bangsa Romawi kepada bangsa campuran antara bangsa Kanaan, suku asli penghuni wilayah Yerusalem dan sekitarnya dengan para khabilah Arab. Nama Palestina diberikan kepada keturunan bangsa Kanaan karena ada bangsa Filistin yang datang lewat lautan dari Yunani, bangsa Eropa yang sangat ditakuti oleh bangsa Yahudi. Bangsa Kanaan awalnya adalah penyembah berhala.

Era Nabi Ibrahim

Berdasar penggalian arkeologi dan beberapa petunjuk dari ayat Quran, Nabi Ibrahim dan beberapa pengikutnya pindah ke tanah Kanaan, yang di Quran disebut sebagai tanah yang diberkati untuk sekalian umat manusia, kelal kemudian dikenal sebagai wilayah Palestina pada sekitar abad ke 19 sebelum Masehi.

Sesuai ayat Al-Qur’an QS Al Anbiya 21:71 yang menyatakan bahwa Allah telah menyelamatkan Nabi Ibrahim dari siksaan api Raja Namrud lalu mengirimnya ke tanah Kanaan di lokasi yang sekarang disebut sebagai Hebron, Al Khalil, Palestina.

Nabi Ibrahim yang memiliki dua istri lantas mendirikan rumah bagi istrinya Hajar dan putranya Ismail di Mekah, sementara istrinya yang satunya lagi, yakni Sarah, dan putra keduanya Ishaq menetap di Kanaan, yang kini Palestina tersebut.

Era Nabi Yakub

Putra Nabi Ishaq, yakni Nabi Ya’kub kemudian pindah ke Mesir selama putranya Nabi Yusuf, menjabat bendahara Kerajaan Mesir. Anak keturunan dari Nabi Ya’kub itulah yang disebut sebagai Bani Israel dan mereka tinggal di Mesir hingga masa pemerintahan Firaun sampai akhirnya Nabi Musa tiba.

Era Nabi Musa

Pada masa Nabi Musa inilah bangsa Yahudi Bani Israel yang dijadikan sebagai budak Firaun, raja Mesir yang kejam, lantas kabur dan mulai memasuki wilayah Kanaan, kini Palestina tersebut, sekitar tahun 1250 SM. Sesuai QS Al Maidah 5:21 yakni Allah menjanjikan Nabi Musa dan kaumnya Yahudi Bani Israel sebagian wilayah Kanaan atau Palestina, agar dapat terhindar dari siksaan Firaun dan anak buahnya.

Hal tersebut yang lantas dijadikan dalih oleh zionis Israel untuk menguasai dan menjajah bangsa Palestina. Padahal tanah yang dijanjikan itu bukanlah keseluruhan tanah Kanaan, atau Palestina tersebut, namun hanya sebagian saja dan itupun mereka ingkari dan tolak.

Sebagaimana ayat Quran QS Al Maidah 5: 24-26 yakni ketika kaum Yahudi Bani Israel menolak memasuki wilayah Palestina dan menyuruh nabi Musa sendiri yang masuk ke wilayah Palestina tersebut. Hingga Allah murka dan justru mengharamkan tanah Palestina yang tadinya dijanjikan bagi mereka itu. Kemudian sejak saat itu hingga empat puluh tahun berikutnya maka bangsa Yahudi Bani Israel terlarang datang ke Palestina dan mengembara kebingungan di muka bumi ini tanpa tempat.

Setelah Nabi Musa tiada maka kepemimpinannya digantikan oleh putra Nabi Harun, yakni Elizar, yang kemudian digantikan oleh Yusya, yang kemudian berhasil memasuki kawasan Palestina kemudian menguasainya, dan tinggal di Palestina hingga masa Nabi Daud dan dilanjutkan dengan anaknya, Nabi Sulaiman.

Era Nabi Sulaiman

Pada era Nabi Sulaiman inilah lantas berdiri istana Sulaiman di dekat lokasi Masjidil Aqsa, yakni tepatnya di lokasi dome of rock. Dengan wilayah kekuasaan meliputi Sungai Nil di selatan sampai sungai Eufrat yang sekarang adalah negara Siria di Utara.

Era Nabi Isa

Setelah Nabi Sulaiman tiada, lalu Yahudi Israel mengalami kemerosotan hingga datanglah bangsa Romawi ke wilayah Palestina, dan kelak merekalah yang memimpin wilayah tersebut.

Era Pemerintahan Islam

Pada tahun 640 M pasukan muslim berhasil merebut wilayah Palestina dari Romawi, dan selanjutnya berada di bawah pimpinan Khalifah Umar bin Khatab. Kemudian ketika perang salib terjadi, Palestina dipimpin oleh kerajaan Ottoman, yang setelah tahun 1917 Inggris menyerang dan lalu menguasai Palestina.

Hingga kini perang terus berkecamuk di wilayah Palestina karena zionis Israel dengan dukungan Inggris hendak menjajah dan menguasai Palestina kembali.

Itulah sejarah ringkas Palestina. Ketika penguasa Palestina itu orang muslim, termasuk beberapa orang Nabi hingga sahabat Nabi, Khalifah Umar dan lalu Kerajaan Ottoman, maka kedamaian ada di Palestina, namun sejak penjajahan Inggris yang dilanjutkan dengan kedatangan zionis Israel, di tahun 1940 an, peperangan dan penjajahan, kekejian berlangsung di bumi Palestina.

Hingga kini kawasan Palestina masih dalam jajahan zionis Israel, yang didukung oleh negara-negara Barat, Eropa termasuk juga Amerika Serikat yang parlemen dan badan eksekutifnya dikuasai oleh para anak keturunan atau yang bersimpati pada Yahudi.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Baca Juga

Argentina Menang Telak 2-0, Polandia Turut Masuk 16 Besar

Labuhanpos.com - Kemenangan Telak Timnas Argentina 2-0, Polandia turut serta melaju ke Babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Kamis (1/12/2022) dini...

Pemkab Labuhanbatu Rencanakan Pembangunan Desa Inovatif Swasembada Pangan

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merencanakan pembangunan kawasan Desa inovatif yang diimplementasikan dengan model Desa berinovasi Swasembada Pangan. Sesuai dengan rencana...

Kaban Bappeda Labuhanbatu Tinjau Persiapan Penangkaran Benih Padi Varietas Ngaos Mawar

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti meninjau persiapan penangkaran benih padi Varietas Ngaos mawar di Desa Sei Rakyat...

Memperingati HKN ke-58, Dinkes Gelar Kompetisi Olahraga & Seni Dalam Liga Puskesmas

Labuhanpos.com, Labuhanbatu - Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tahun 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni Antar...